Feb 27, 2016

Manfaat Buah Waluh Untuk Kesehatan


1000 macam manfaat - Apakah Anda tahu dan pernah mengkonsumsi buah waluh? Yah, ciri-ciri buah waluh (Cucurbita moschata) warnanya oranye karena mengandung beta-karotena (salah satu provitamin A dan juga sebagai antioksidan). Jika dipotong, buah ini mempunyai penampang yang mirip bintang, berbiji besar dan berwarna coklat atau putih. Daging buahnya renyah, rasanya manis dan sedikit asam. Waluh ini enak rasanya, biasanya dibuat kolak oleh ibu-ibu, atau campuran sayuran. Bahkan sekarang banyak tersedia kue dengan bahan dasar dari buah waluh yang lezat rasanya. Dalam waluh terdapat kandungan serat, vitamin, karbohidrat, 34 kalori, lemak 0.8, 45mg kalsium, dan mineral 0.8 yang sangat baik dikonsumsi oleh anak-anak maupun orang tua.  Lycopen terdapat juga dalam waluh. Juga terdapat beberapa mineral seperti zat besi (Fe), seng (Zn) dan selenium (Se). Dari kandungan tesebut, buah waluh memiliki manfaat yang baik untuk tubuh kita. Apa saja manfaat dan khasiatnya? Berikut ulasan mengenai manfaat buah waluh untuk kesehatan.

manfaat-buah-waluh-untuk-kesehatan.jpg
Manfaat Buah Waluh Untuk Kesehatan

Mencegah kanker.
Hasil pengamatan yang dilakukan di beberapa negara antara lain Amerika Serikat, Perancis dan Australia, untuk mempelajari hubungan antara konsumsi waluh dan penyakit kanker menunjukkan mereka yang bebas dari penyakit kanker adalah yang mengkonsumsi waluh secara teratur. Dalam waluh terdapat senyawa karotenoid seperti lutein dan zeaxanthine yang sangat berpotensi melawan radikal bebas dalam tubuh.

Mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh.
Waluh berperan memelihara fungsi normal pankreas sehingga dapat membantu mengendalikan gula darah. Karena itu penderita diabetes mellitus dianjurkan untuk mengkonsumsi secara teratur waluh.

Penangkal Radikal Bebas
Dalam waluh terdapat senyawa karotenoid yaitu zeaxanthine dan lutein yang menyebabkan warna kuning kemerahan dari waluh. Kedua jenis karotenoid itu berkhasiat menetralkan radikal bebas sehingga dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

Menurunkan Resiko Katarak
Pada usia lanjut banyak terjadi gangguan penglihatan akibat penyakit mata yang disebut katarak. Menurut penelitian, terjadinya katarak erat hubungannya dengan rendahnya kandungan betakaroten sebagai antioksidan dalam darah. Konsumsi waluh secara teratur akan menurunkan resiko katarak terutama pada usia lanjut.

Menyerap Senyawa Karsinogenik
Dalam waluh juga terdapat senyawa asam phenolic yang berkhasiat mencegah penyerapan senyawa karsenogen dengan jalan mengikat berbagai senyawa karsenogen yang ada.

Mencegah pembesaran prostat.
Penggunaan biji waluh untuk menghambat pembesaran kelenjar prostat sudah dikenal sejak lama. Hasil pengamatan menunjukkan mereka yang terbiasa makan biji waluh secara teratur, kelenjar prostatnya tidak mengalami pembesaran. Dalam biji waluh terdapat senyawa asam amino, antara lain alanin, glisin dan asam glutamat, yang diperlukan untuk mencegah pembesaran prostat. Di samping itu dalam biji waluh terdapat hormon beta-sitosterol yang berkhasiat menghambat kerja enzim 5-alfa reduktase. Enzim ini berfungsi mengurangi pembentukan hormon dihidrotestosteron dan hormon testosteron sehingga pembesaran kelenjar prostat dapat dicegah.