Feb 22, 2016

Manfaat Daun dan Biji Ketumbar Untuk Kesehatan

1000 macam manfaat- Bagi Anda yang hobi masak, pasti sudah tak asing lagi dengan ketumbar. Yah, ketumbar yang memiliki nama latin Coriandrum sativum merupakan tumbuhan rempah-rempah yang populer dan memang digunakan sebagai bumbu pelengkap masakan, karena memiliki kandungan zat gizi yang dapat memenuhi kebutuhan tubuh. Kandungan zat gizi dalam 100gr ketumbar antara lain energi  404 kkal, protein 14,1 gr, lemak 16,1 gr, karbohidrat 54,2 gr, kalsium 630 mg, fosfor 370 mg, zat besi 18 mg, vitamin A 1570 IU, dan vitamin B1 0,2 mg. Namun, tak hanya biji ketumbar saja yang memiliki khasiat, daun ketumbar pun menjadi obat yang baik untuk kesehatan lho. Dari semua bagian ketumbar, baik biji ataupun daunnya, terdapat kandungan berupa sabinene, myrcene, a-terpinene, ocimene, linalool,geraniol, dekanal, desilaldehida, trantridecen, asam petroselinat, asam oktadasenat, d-mannite, skopoletin, p-simena, kamfena, dan felandren. Dari kandungan tersebut ketumbar memiliki khasiat yang baik untuk tubuh lho.

manfaat-daun-dan-biji-untuk-kesehatan.jpg
Manfaat Daun dan Biji Ketumbar Untuk Kesehatan
Khasiat biji ketumbar telah dimanfaatkan sebagai herbal untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, antara lain:

Mengatasi Anemia
Kandungan zat besi dalam ketumbar dapat membantu mengatasi anemia.

Membantu Sistem Pencernaan
Kandungan minyak esensial ketumbar dapat membantu proses sekresi enzim dan cairan pencernaan di dalam perut, merangsang proses pencernaan dengan meningkatkan gerakan peristaltik di saluran pencernaan, dan mengatasi anoreksia.

Mengatasi Bengkak
Cineole, salah satu dari 11 komponen minyak esensial dan asam linoleat yang terdapat dalam ketumbar, memiliki khasiat antirematik dan anti-artriti. Dengan demikian, ketumbar dapat digunakan untuk mengatasi bengkak akibat rematik dan arthritis.

Mengatasi Diare
Komponen borneol dan linalool dalam ketumbar membantu proses pencernaan, meningkatkan fungsi hati, dan membantu proses pengikatan massa feses pada usus. Komponen lain seperti cineol, limonene, alpha-pinene dan beta-phelandrene memiliki aktivitas antibakteri sehingga berkhasiat dalam mengatasi diare yang disebabkan oleh bakteri.

Menjaga Siklus Menstruasi
Ketumbar secara alami dapat merangsang dan membantu keteraturan sekresi hormon dari kelenjar endokrin, sehingga bermanfaat dalam menjaga keteraturan menstruasi serta mengurangi rasa sakit yang mungkin muncul.

Mengurangi Kadar Gula Darah
Efek stimulasi cumin pada kelenjar endokrin akan meningkatkan sekresi insulin dari pankreas. Dengan demikian, gula diubah glikogen, sehingga kadar gula darah yang tinggi bisa turun ke level normal.

Melindungi Hati
Ketumbar dapat mengatasi inflamasi atau peradangan, kejang, ekspektoran, melindungi hati, anti-karsinogenik, anti-konvulsan, antihistamin, dan hipnotik. Selain itu, ketumbar juga dapat bertindak sebagai afrodisiak alami jika dikombinasikan dengan tanaman herbal lainnya.

Mengatasi Jerawat
Jus ketumbar dicampur dengan serbuk kunyit merupakan ramuan untuk masalah jerawat, flek dan kulit kering. Campuran herbal ini dioleskan pada wajah setelah mencuci muka sebelum tidur.

Anti Osteoporosis
Kandungan vitamin K yang tinggi dalam ketumbar dikatakan berguna dalam perlindungan terhadap osteoporisis melalui cara pencegahan pengaktifan sel-sel yang dikenal sebagai osteoclasts, yaitu sel yang berfungsi menghancurkan jaringan tulang yang mati.

Anti Arthritis
Di India, ketumbar telah digunakan sebagai anti radang untuk arthritis dan penyakit lainnya dalam praktek pengobatan Ayurveda selama bertahun-tahun.


Adapun manfaat lainnya dari daun ketumbar untuk kesehatan, antara lain.

Antibiotik Alami
Daun ketumbar dapat dijadikan antibiotik alami untuk mengatasi berbagai masalah gangguan pencernaan, seperti diare yang disebabkan oleh bakteri patogen. Hal ini karena daun ketumbar mengandung senyawa kimia terutama jenis borneol dan cilantro yang mampu membunuh bakteri E. coli, yaitu patogen penyebab diare.Khasiat daun ketumbar tidak sebatas itu saja, sebagai antibiotik alami daun ketumbar juga mampu mengatasi berbagai masalah kesehatan lainnya, seperti radang lambung, campak, pusing, flu, wasir, tekanan darah tinggi, masuk angin, radang payudara, muntah-muntah, bahkan lemah syahwat.

Antioksidan
Banyak penelitian yang telah mengungkapkan bahwa daun ketumbar memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi daripada bijinya. Hal ini dikarenakan senyawa asam kafeat dan asam klorogonik yang mampu menghambat radikal bebas yang dapat mengakibatkan oksidasi, khususnya terhadap kulit. Oleh sebab itu, jika sering mengkonsumsi daun ketumbar dalam menu diet harian dapat melindungi kulit dari kerutan akibat proses oksidasi radikal bebas yang sangat berbahaya.

Antikolesterol
Khasiat daun ketumbar berikutnya adalah dapat menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL dalam darah. Kandungan terpenting dari daun ketumbar yang berfungsi sebagai antikelosterol ini adalah flavonoid. Flavonoid ini bekerja dengan menghambat penyerapan lemak jenuh dari makanan oleh tubuh, kemudian dalam hati lemak jenuh tersebut di ikat dengan senyawa flavonoid dan dibuang langsung tanpa diserap melalui peredaran darah. Disamping itu, daun ketumbar juga berfungsi sebagai penetral racun-racun yang terdapat dalam darah, sehingga disebut sebagai bahan pencuci darah alami (blood cleanser).

Terapi Relaksasi
Seperti halnya dengan coklat, daun ketumbar juga mengandung senyawa kaemferol yang dapat merangsang peningkatan pembentukan senyawa serotonin dan dopamin yang dapat menimbulkan rasa senang. Hal ini sangat berguna untuk mengatasi masalah stres secara alami tanpa menggunakan obat-obatan antidepresi. Selain itu, senyawa tersebut juga dapat mempercepat pembakaran glukosa menjadi energi sehingga tidak banyak sisa karbohidrat yang disimpan oleh tubuh menjadi lemak.

Demikian khasiat daun dan biji ketumbar yang dirangkum dari berbagai sumber. Selalu konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk menggunakan pengobatan herbal.